Membuat efek sablon dalam desain

Membuat efek sablon dalam desain PDF Print E-mail
Written by Humas SKB-Tenggarong
ImageAda berbagai efek yang digunakan oleh orang dalam mendesain, mulai dari efek futuristik, sampai dengan efek oldies. Beberapa efek digunakan untuk meniru bentuk tertentu, misalnya efek usang, yang bila digunakan dengan benar akan meninggalkan kesan usang yang meyakinkan pada desain. Pada artikel kali ini, saya akan mencoba memberikan contoh cara membuat efek sablon dalam desain, ada banyak cara untuk mendapatkan efek ini, beberapa ada yang akan lebih baik dibanding yang lain, tapi disini saya akan coba membagi pengalaman menggunakan cara paling mudah.
Efek sablon sebenarnya adalah penamaan dari saya belaka untuk meniru hasil cetakan sablon dalam desain seperti baju. Seperti kita ketahui, sablon dibaju setelah mengalami cuci dan setrika berulang-ulang biasanya akan menjadi pecah dan mudah terlepas, meninggalkan titik-titik polos dibelakangnya.Program yang saya gunakan
Seperti biasa, program yang saya gunakan adalah Coreldraw 12. Tapi saya kira vector based software lain seperti freehand atau Illustrator juga bisa memberikan efek yang sama.

Image

mulai dengan yang kecil
Sebelum kita masuk ke desain yang ingin dikerjakan, maka sebelumnya kita terlebih dulu membuat master untuk efeknya. Sebenarnya langkah ini mudah, pertama kita buat satu buah ”spot” yang nantinya akan kita gunakan. curve ini lebih baik sedikit tidak teratur, karena toh, titik-titik sablon yang terlepas pun juga punya bentuk tidak teratur. setelah itu copy dan perbanyak, lalu buat beberapa pola lain, sampai kemudian didapat template yang nanti kita gunakan untuk “merobek” master desain kita.
spot yang dibuat dan diperbanyak

Desain master
Dalam contoh kali ini kita akan mencoba memberikan efek sablon pada sebuah tulisan, misalnya kata ”ANTO”.

Image

pertama tentu saja membuat terlebih dahulu kata ”ANTO” dengan font sans serif. Saya akan membuatnya dalam font Arial (figure 01).desain dasar pada awalnya figure 01. Desain Master kemudian sedikit dimodifikasi dan diberi warna lain yang lebih menarik (figure 02 dan 03). modifikasi kecil dalam font modifikasi warna figure 02 & 03. Modifikasi font dan warna

ImageImage

Langkah selanjutnya adalah dengan menaruh layer “spot” tadi diatas desain master. lakukan beberapa kali sampai dicapai efek yang diinginkan (figure 04).

Image

layer spot diatas layer font
figure 04. beberapa layer spot yang diletakkan diatas layer master

Untuk lebih memudahkan visualisasi, warnai layer “spot” tadi dengan warna yang sama dengan backgroundnya (dalam hal ini warna putih). Setelah itu, kumpulkan layer “spot” tadi dan merge-kan semuanya, lalu lakukan metode “back minus front” dengan master desain terletak dibawah layer “spot” yang telah digabung (figure 05). Guna menggabungkan semua layer “spot” terlebih dahulu sebelum melakukan “back minus front” adalah agar tidak terjadi saling potong antara curve “spot” yang banyak dan tersebar.

hasil akhir dari metode “back minus front”
figure 05. hasil setelah di potong menggunakan metode “back minus front”
Image
sebenarnya sampai disini, efeknya sudah terlihat, tapi hal ini bisa lebih baik, bila kita menambahkan layer “spot” tadi, tapi bukannya untuk di “back minus front”kan, tapi untuk ditambahkan kedalam desain master, membuat efek seakan-akan pecahan sablon tadi lepas, tapi masih menempel disekitar desain.

hasil akhir
figure 06. hasil akhir desain dengan efek sablon

lakukan beberapa kali lalu setelah itu merge semua layer, sehingga akhirnya akan didapat satu buah curve yang telah diberi efek dan siap untuk diproses lebih lanjut (figure 06).

Image
Merge ini juga akan berguna bila anda harus memberikannya kepada pihak ketiga untuk melindungi hak kreatif anda, misalnya bila anda mau membuat desain baju, maka anda dapat langsung memberikannya ke pembuat baju, tanpa harus khawatir metode desain ini akan digunakan oleh yang tidak berkepentingan, karena praktis file yang anda berikan hanya terdiri dari satu layer, sehingga menyulitkan bagi orang yang mau meniru teknik ini. Beberapa teknik lain -seperti teknik pada artikel sebelumnya- bisa juga turut dimasukkan kedalam kreativitas anda, sehingga desain yang dihasilkan pun akan lebih bernilai lebih.

Image

One thought on “Membuat efek sablon dalam desain”

  1. boleh juga tuh……..klo aku bisanya ambil dari wallpaper,trus aku crop in k desain…….y sbenare sama aja sih.heheh]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s